Donggala — Kabupaten Donggala dikenal sebagai episentrum multikultural di Provinsi Sulawesi Tengah. Wilayah ini dihuni oleh beragam suku, etnis, dan keyakinan yang hidup berdampingan secara harmonis. Keberagaman tersebut menjadi pengikat yang kokoh dalam membangun masa depan Kabupaten Donggala.
Pemerintah Kabupaten Donggala menaruh perhatian serius terhadap nilai-nilai keberagaman sebagai bagian dari identitas daerah. Komitmen ini kembali ditegaskan melalui perayaan menyambut Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada 17 Februari 2026.
Perayaan Imlek 2026 akan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala pada Minggu, 8 Februari 2026, bertempat di pusat Kota Donggala. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Bupati Donggala Vera Elena Laruni bersama Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan dalam membangun Donggala yang inklusif dan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.
Perayaan Imlek tersebut akan dikemas secara menarik dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta musisi lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif daerah.
Beragam penampilan budaya akan memeriahkan acara, di antaranya tarian Barongsai, musik khas Donggala Dade Ndate, serta penampilan Koko dan Cici. Pada puncak acara, perayaan akan ditutup dengan pesta kembang api yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, mengajak seluruh masyarakat Donggala maupun masyarakat dari luar daerah untuk hadir dan bersama-sama menyukseskan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Kabupaten Donggala.
“Perayaan ini bukan hanya momentum kebudayaan, tetapi juga simbol persatuan, toleransi, dan kebersamaan masyarakat Donggala,” ujar Bupati Donggala.
