Ampana, Tojo Una-Una – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Sulawesi Tengah, Andhika Mayrizal Amir, S.H., M.Kn, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kota Ampana tersebut disambut hangat oleh masyarakat setempat. Sejumlah tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat tampak hadir dan antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.
Dalam sambutannya, Andhika Amir menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh perempuan, dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan di tengah masyarakat.
“Empat pilar kebangsaan merupakan fondasi kesepakatan bersama dalam merawat keberagaman bangsa. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sejalan dengan setiap butir Pancasila yang harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andhika.
Ia menegaskan bahwa upaya memberikan edukasi terkait Empat Pilar Kebangsaan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, peran aktif masyarakat dan tokoh-tokoh lokal di setiap daerah sangat menentukan sejauh mana nilai-nilai kebangsaan dapat terwujud dalam rutinitas kehidupan warga negara.
“Keteladanan dari tokoh-tokoh di daerah sangat penting. Dari sanalah nilai-nilai kebangsaan bisa hidup dan membumi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andhika Amir juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Tojo Una-Una, terus memberikan masukan yang konstruktif dan berorientasi pada kemajuan pembangunan daerah.
“Sebagai perwakilan daerah Sulawesi Tengah di DPD RI, saya sangat berharap masukan, aspirasi, dan gagasan dari masyarakat untuk mendorong pembangunan yang lebih baik, khususnya di Tojo Una-Una,” tuturnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana meriah dan penuh keakraban. Dialog interaktif antara narasumber dan peserta menambah semangat kebersamaan dalam memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
