Palu, 26 September 2025 – Dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Tojo Una-Una, yakni SMK Perikanan Kelautan dan SMK Pariwisata, terancam ditutup. Kondisi ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Anggota Legislatif (Anleg) Partai Gerindra Tojo Una-Una, Abdul Hatab Aba.
Sebagai bentuk perhatian, Abdul Hatab mendatangi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, untuk menyampaikan langsung persoalan tersebut. Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap komitmen Pemerintah Provinsi dalam program “Berani Cerdas” yang digagas Gubernur.
“Alhamdulillah tadi saya sudah bertemu Bapak Gubernur, bahkan kami sempat sholat berjamaah di masjid,” ujar Hatab usai pertemuan.
Menurutnya, langkah cepat perlu diambil agar keberlangsungan pendidikan di daerah, khususnya pada sekolah kejuruan, bisa tetap terjaga.
“Kami mendukung komitmen Pak Gubernur dalam menjalankan program Berani Cerdas. Apalagi dengan adanya persoalan dua SMK yang terancam tutup di Kabupaten Touna,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hatab mengungkapkan bahwa Gubernur merespons positif aspirasi yang ia sampaikan.
“Alhamdulillah, Pak Gubernur menyarankan untuk segera dibuat surat resmi yang ditujukan ke beliau,” jelas Hatab.
Dengan adanya respons tersebut, Hatab berharap pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan pendidikan dapat segera menindaklanjuti agar dua SMK di Tojo Una-Una tetap bisa beroperasi demi masa depan pendidikan generasi muda.
