Donggala — Upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan sosial kembali diwujudkan melalui penyerahan sejumlah program bantuan di Kabupaten Donggala. Pada kegiatan yang berlangsung hari ini, pemerintah menyerahkan bantuan kelompok wirausaha kepada SMKN 1 Banawa serta bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk berbagai kelompok rentan.
Penyerahan bantuan kelompok wirausaha di SMKN 1 Banawa menjadi salah satu sorotan utama. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kreativitas dan kemandirian siswa, khususnya dalam mengembangkan keterampilan berbasis produksi yang dapat menunjang kesiapan mereka memasuki dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri.
“Dukungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan vokasi. Kami ingin memastikan siswa mendapatkan fasilitas dan lingkungan belajar yang mampu menumbuhkan inovasi serta produktivitas,” disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan ATENSI bagi lanjut usia, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Sebanyak 110 penerima manfaat di Kabupaten Donggala menerima berbagai bentuk dukungan, termasuk 27 unit alat bantu yang diserahkan secara langsung kepada penerima yang membutuhkan.
Program ATENSI menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa kelompok yang memiliki kerentanan sosial tetap memperoleh akses terhadap perlindungan, pendampingan, serta fasilitas yang menunjang kehidupan sehari-hari.
“Bantuan ini bukan hanya bantuan material, namun juga wujud kepedulian pemerintah agar tidak ada masyarakat yang tertinggal. Kami ingin hadir dan memberikan perhatian nyata kepada mereka yang membutuhkan dukungan sosial, perlindungan, dan kesempatan untuk hidup lebih layak,” disampaikan lebih lanjut.
Dengan penyerahan bantuan ini, pemerintah berharap dapat memperkuat peran sekolah dalam mencetak generasi muda yang produktif serta memastikan kelompok rentan memperoleh layanan sosial yang memadai. Program serupa juga direncanakan akan terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah lainnya.
